Selasa, 17 Mei 2011

Dimanakah Nurani-mu?

Ketika tubuh mulai membusuk
menebar aroma berwujud

Ketika jiwa terbenam di penghujung bulan
melahirkan pergulatan yang tak dapat di-elakkan

Kau tertawa bagai jiwajiwa penyamun
yang rela menanggalkan waktu
di dalam Istana Raja Keabadian

Bila sabda didedungkan
daun hati beranjak pergi
menikmati santapan
bersama mawarmawar memabukkan 
Jogjakarta, 12 Maret 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar