Ketika tubuh mulai membusuk
menebar aroma berwujud
Ketika jiwa terbenam di penghujung bulan
melahirkan pergulatan yang tak dapat di-elakkan
Kau tertawa bagai jiwajiwa penyamun
yang rela menanggalkan waktu
di dalam Istana Raja Keabadian
Bila sabda didedungkan
daun hati beranjak pergi
menikmati santapan
bersama mawarmawar memabukkan
Jogjakarta, 12 Maret 2003
Tidak ada komentar:
Posting Komentar