Selasa, 17 Mei 2011

Masih Adakah...?

Biarlah dawai pencinta
menari hangatkan tubuh

Biarlah jam dinding
berlari seiring waktu

Dan biarlah Tuhan tersenyum
wujudkan mahkota ukhrowi

Masih adakah letusan mesiu dalam benakmu?
Masih adakah sekerat bom mendekam di jiwamu?
HIngga anak Adam menangis sedu

Akankah kau telan?
Lalu berpesta dan tertawa
sedang mereka berpangku lesu

Jogjakarta, awal April 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar