Selasa, 17 Mei 2011

Syair Mahmud Kecil I

(Untuk: Mujahidin Palestine)

Sayup merdu kidung adzan subuh
membahana di kota suci Musa
menggetarkan qalbu yang terlelap dalam buaian mimpi
namun tak seperti Intifadah yang menjaga pag, siang, malam dari ketakutan yang mencekam

Tubuhtubuh Mujahidin penuh darah terkulai membusuk sepanjang Palestin-ku
Takbir, Kalimatullah
Kan s'lalu menggempita dari bibirbibir perjuangan
Tapi...dimana Khali dan Khallah-ku?
Seminggu sudah ku tak menjumpainya
Apakah mereka tlah menjadi syahid agung?
Ataukah terpenjara bersama Intifadah

Desingan peluru Yahudi, terus mengincar, mencari, menembus dada kaum muslim
Wahai...Israel Laknatullah
engkau takkan mampu mengusir kami
dari Yerussalem tercinta dan Palestin yang ku sayang
dan takkan kami izinkan seonggok tanahpun untukmu,
walau kini kau telah merampasnya

Dan kami tak satu jua pun tunduk untuk Elohim-mu ataupun Haram Al-Sharif
yang kau jadikan tarikh pengusiran nenek moyangmu

Jogjakarta, awal Februari 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar