(Untuk: Bu Mega cs dan penerus bangsa)
Dalam gerbong kereta
kau lupa siapa dirimu
dan asyik bercumbu mesra
bersama emas kehidupan
Sementara tunastunas Ibu Pertiwi
di pertanyakan nasibnya
Akankah kau jual lagi
martabat bangsa?
Yang tlah kau jual
bagai kembang gula?
Jogjakarta, 2 Maret 2003
Tidak ada komentar:
Posting Komentar