Jarum jam menunjukkan pukul 22.00
kedua mataku mulai goyah, lembam
tak kuat lagi menari
Empat tirali besi tadi masih menyelimutiku, merah dan keras
Lembaran BUng Karno-Bung Hatta bertebaran di bawah lampu 30 watt
"Mau di apakan lembaran ini?" ungkapku dalam batin
Putri malam t'lah menanggal habis pakaiannya dan asyik bercumbu ria
hening...
sepi...
sunyi...
kecuali tubuhtubuh lunglai
ramaikan pentas tubuhtubuh nan elok
menawarkan jasa
pada lelaki jalang
Sedang aku terkulai lemas,
bingung entah mau kemana
Jogjakarta, 1 Juni 2003
bagu mas....kapan-kapan tak sempetin mbaca..meresapi....
BalasHapus